landaian suhu

SUHU BUMI
LANDAIAN SUHU
Pengetahuan kita tentang suhu di dalam hanya sangat terbatas pada hasil pengeboran yang pernah dilakukan, yaitu sampai sedalam 9 km. hal penting yang dapat diperoleh ialah landaian suhu terhadap kedalaman.
Berikut in beberapa faktor yang dapat mempengaruhi suhu bumi ialah :
·         Panas radiasi matahari
·         Albedo (reflektifitas  yang merupakan perbandingan antara radiasi yang dipantulkan dan total radiasi = 0,29)
·         Suhu bawah permukaan (landaian suhu)
·         Emisivitas
·         Koduksi panas ke udara
Beberapa faktor yang mempengaruhi landaian suhu ialah :
·         Variasi konduktivitas termal, yang dipengaruhi
·         Kedudukan cairan magma
·         Sirkulasi air tanah
·         Kandungan air dalam batuan produksi dan konsumsi panas dalam reaksi kimia 
·         Pengaruh tekanan dan suhu terhadap konduktifitas
·         Radioaktifitas
jika ada suatu panas yang menglir (dq) pada suatu batuan memanjang dengan luas penampang  A selama waktu τ + dτ, dengan arah dari bawah ke atas (arah z) , maka aliran panas dapat ditulis dengan rumus :
                      Q = dq / dτ
     Dengan konduktivitas termal suatu  batuan dengan rumus :
                      K = -Q A (dτ / dz )
                      Atau
                      Q = - kA (dτ/ dz )
          Persamaan di atas mengindikasikan bahwasanya makin besar konduktivitas termal maka makin besar pula aliran panasnya. Contonnya yaitu, alira panas batuan beku dapat lebih tinggi di bandingkan dengan aliran panas batuan sedimen.


/
Ø  SUMBER PANAS

Menentukan landaian suhu tehadap kedalaman sangatlah rumit karena terdapat berbagai berbagai sumber panas di dalam bumi. Khususnya ada tiga macam kelompok sumber panas, yaitu panas asal, panas dari pembelahan unsur radioaktif, dan panas dari berbagai sumber lain, jika atom uranium mengalami pembelahan menjadi atom timbal, akan dipancarkan partikel alfa dan beta dengan mengurangi masa uranium. Konversi massa m menjadi energi dapat di tulis sebagai :

 E (erg) = 9    m gram

Sumber panas lain antara lain tumbukan dua benda. Jika ada massa m jatuh ke dalam medan gaya berat g, muncul energi yang dapat dihitung dengan rumus

E = -ʃ gm dr

Untuk benda yang jatuh dari jarak R ke permukaan bumi dengan jari – jari Re, dihasilkan energi sebesar :

E = -ʃ ( γ Me.m) dr ̸ r= γ Me.m (Re -1- R -1)

Dengan y konstanta gravitasi universal dan Me massa bumi. Untuk partikel j yang datang dari tempat yang sangat jauh, nilai R sangat kecil, dan energi yang terjadi  6  arg/gram.
Sumber panas lain ada pula yang berasal dari hasil aktivitas tektonik yang menghasilkan gesekan dan selanjutnya memberikan panas.    

sumber :  Djoko santoso,  Bandung ,2002. Pengantar teknik geofisikaITB
Institute Teknologi Bandung, 


Komentar

Postingan Populer